Minggu, 12 Agustus 2012

you in imagination.


Kita, merupakan dua insan yang benar-benar bertolak belakang. Aku yang menyukai kesunyian dalam imajinasiku, dan kau yang berkilauan di mata semua orang, selalu berada dalam keramaian, dan terbuai dengan indahnya dunia.

Namun, semakin lama aku mengenalmu, semakin munculah perasaan egois yang memakan nurani ku. Yaitu, dapat bersama denganmu.

Aku tahu itu tidak mungkin, jangan tanya mengapa. Karena aku juga tak tahu. keyakinanlah yang membuatku tahu, dan hanya pengetahuan itu yang membuatku yakin.

Apa salahnya, jika aku menjadi egois akan hal ini?
Apa salahnya, jika aku ingin bersamamu?
Yang salah, aku terlalu banyak mengandai-andaikan hal itu.

Tahu kah kau, akan dongeng? Sebuah kisah yang hanya hidup dan indah dalam khayalan. Jadi biarlah perasaan ini tertulis dan menjadi hidup dalam selembar kertas, lalu, kau hanya perlu membacanya, jika kau mau..

Yang mampu membuatku menangis selain sebuah kematian, hanyalah imajinasiku. Ya, imajinasiku, tentangmu. ketika aku membayangkan dapat bersama denganmu, yang bahkan pada sebuah dongeng pun mustahil untuk menjadi nyata. Kau mengubah segalanya menjadi setetes air mata harapan yang meleleh pasrah di pipiku. Seringkali rasa kecewa merobek nurani hingga meninggalkan luka besar pada organ suci yang tak terlihat oleh kasat mata itu.

Ku teriakkan namamu dalam doa tersuci ku. Mampukah kau mendengarnya? nurani pun tak dapat menjawab, kini tinggal kau yang ku tunggu. Bilah pedang berputar tanpa mengenal ampun, sedikit lagi aku akan terdiam. Adakah seseorang  yang sudi memberitahumu akan isi hatiku yang bisa kapan saja tumpah, akibat nanah yang menyeruak dari luka yang tak  kunjung sembuh? Adakah?

Lututku sampai tak kuat lagi untuk menghadap dan memohon pada-Nya. Melihatmu perlahan menjauhiku seperti sampah yang mulai membusuk. Sekarang, tak ada lagi yang dapat ku harapkan, tak ada lagi yang ku inginkan. Nanah hati mengalir di kulit pipi, terasa sangat perih. Lemah sekali diri ini. Menghabiskan hidup hanya untuk insan yang memiliki mata, akan tetapi untuk melihatku pun ia tak mampu. Memiliki telinga, tapi untuk mendengarkan ucapanku pun Ia tak bisa. Memiliki lengan yang kokoh, tapi tak kuat untuk menopangku berdiri. Mengapa aku menjadi orang tak berotak seperti ini? Mengapa tuhan? Siapa yang harus ku salahkan saat ini? Mengapa kiblatku mengarah pada dirinya yang tidak mampu merasakan diriku. Kehadiranku. Keberadaanku. Perasaanku. Kurang bodoh apalagi?

Bilah itu akhirnya terus berputar tanpa sedikitpun menoleh padaku. memori perlahan menggeser dirimu dari sana. Kabarmu tak lagi terdengar. membuatku semakin mengerti akan makna tiap nafas yang ku hirup, akan tiap detik yang ku lewatkan. Tawa masih dapat ku rasakan tanpa dirimu. Air mata pun masih cukup untuk menangisi seseorang selainmu. Semakin lama, semakin terbiasa. Aku menikmatinya.

Saat itu,  hujan baru saja berhenti. Merasa lelah, ku sandarkan punggungku pada pohon yang benar-benar kokoh itu, lalu terdiam. sunyi. Aku menyukainya, bau rumput basah, tanah lembab, dan masih ada rintik-rintik kecil air yang jatuh dari langit. 

Aku terpana. 

Tidakkah ia merasa sakit? Jatuh dari tempat yang sebegitu tingginya? menjauhi suatu tempat yang walaupun sebentar pernah mendekapnya?

Tersadar, aku sama dengannya, tidak bisa selalu menahan keinginanku untuk tetap di dekapmu. Menekan rasa egois. Pada akhirnya pun, aku tetap terjatuh. Dan pasti lebih jauh dari air itu.

Sabtu, 30 Juni 2012

re-post


Cari Ide Cerita Buat Novel

REP | 24 March 2012 | 19:00Dibaca: 617   Komentar: 3   Nihil
Masalah ide cerita kadang cukup unik. Sebab, ide cerita terkadang datang dengan sendirinya atau sekonyong-konyong tanpa dipikirkan. Tetapi kadang ketika keinginan menulis begitu kuat, malah pikiran kosong dan ide cerita sulit sekali dimunculkan. Kalau dipaksakan pun yang terlihat hanya kertas buram yang dihadapan penulis. Lantas, bagaimana mencari ide cerita? Jawaban pertanyaan ini dapat Anda telusuri dari uraian berikut ini:


Ide cerita bisa muncul dari diri sendiri atau sekeliling pengarang
Anda tidak perlu bingung, bagaimana cara mendapatkan ide cerita. Sebab, salah satu sumber ide cerita bisa datang dari diri Anda sendiri. Di sini tergantung kejelian Anda menggali ide cerita dari diri sendiri. Caranya, Anda tinggal menggali ingatan Anda tentang pengalaman dan perjalanan hidup Anda sendiri. Tentu Anda pernah mengalami kejadian yang unik, aneh, lucu atau mungkin kejadian (peristiwa) luar biasa yang tidak dapat Anda lupakan. Mungkin Anda ingat kejadian di sekolah dengan teman yang menyenangkan, menggelikan, mengharukan, menyedihkan, menyebalkan dan pertengkaran. Atau ingatan-ingatan kejadian lain yang terjadi di seputar Anda, ini semua dapat menjadi sumber ide cerita menarik Anda. Tetapi ini tergantung kejelian Anda untuk meramu dan memanfaatkan pengalaman Anda itu menjadi ide cerita yang menarik.

Contoh: novel Laskar Pelangi karangan Andrea Hirata. Sumber ide cerita novel Laskar Pelangi ini tak lain adalah pendidikan. Pendidikan yang dimaksud adalah mengambil suka-duka pengalaman hidup Andrea Hirata dan teman-temannya sendiri ketika masa sekolah dasar. Setelah menemukan ide cerita atau topik pendidikan ini, maka sang penulis Andrea Hirata mengembangkan tema novel, yaitu kegigihan dalam menempuh perjuangan pendidikan.
Perlu diperhatikan, pengertian tema memang dapat dibedakan dari dua segi, yaitu 1) dari segi penggarapan atau proses penyusunan karangan, 2) segi hasil penggarapan atau dari karangan yang telah selesai dibuat. Pembuatan tema karangan dari segi penggarapan dimaksudkan untuk memberi kata kerja atau memberi arah penggarapan cerita agar memudahkan pengarang (penulis) mengembangkan ide ceritanya. Sementara, Pengertian tema dari segi hasil penggarapan adalah perumusan pesan atau suatu amanat utama yang akan disampaikan pengarang melalui karangan kepada pembaca.

Contoh lain: JK Rowling menemukan ide cerita Harry Potter karena terinspirasi ketika menunggu kereta api yang keberangkatan tertunda. Nama Potter diambil dari nama temannya sewaktu tinggal di Winterboune, pinggiran Bristol. JK Rowling begitu terkesan pada anak keluarga Potter yang suka bercanda itu. Dari kedua ingatan ini, Rowling meramunya menjadi ide cerita tentang sekolah sihir. Anda dapat melihat tema penggarapan dari novel Harry Potter, yaitu usaha untuk menghancurkan kekuatan penyihir hitam yang hendak menguasai dunia. Segment pasar yang dituju JK Rowling adalah kelompok pembaca anak dan remaja.

Anda pun dapat mengambil ide cerita dari hal-hal yang terjadi di sekeliling Anda. Misalnya, bagaimana dengan tetangga Anda? Mungkin Anda mempunyai tetangga yang mempunyai karakter baik, dengki, pengiri, culas, pemarah atau tidak pedulian? Juga, bagaimana dengan keluarga Anda sendiri maupun teman-teman Anda? Pernahkan mereka mengalami suatu kejadian aneh, lucu, tragis dan unik? Mungkin tante Anda seorang guru private, tetangga Anda seorang penyanyi atau sahabat Anda atlit balap sepeda? Pasti ada sesuatu yang bisa Anda gali menjadi ide cerita dari pengalaman mereka. Apabila Anda jeli menggali, pengalaman seorang tukang becak pun dapat Anda jadikan cerita. Misalnya, tema suka duka seorang tukang becak yang jatuh cinta kepada salah satu pelanggannya.
Ketika Anda belum terbiasa untuk menulis mungkin Anda dapat mengarang cerita dengan meminjam nama teman-teman atau orang-orang yang membuat Anda terkesan untuk dijadikan tokoh dalam cerita Anda. Dengan begitu, Anda sudah mendapatkan karakter tokoh tanpa perlu menciptakan karakter baru.


Inspirasi
Ide cerita dapat muncul karena terinspirasi pada peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam masyarakat, suatu daerah, suatu bangsa atau suatu Negara. Itu dapat terjadi tergantung bagaimana Anda mampu memaknai dan mengeksplorasi momentum-momentum yang pernah terjadi dalam masyarakat, suatu daerah, suatu bangsa maupun suatu Negera menjadi sebuah ide cerita yang menarik.
Contohnya, ide cerita novel Saman, karangan Ayu Utami ini terinspirasi pada peristiwa gerakan mahasiswa menentang pemerintah diakhir masa pemerintahan Orde Baru. Ayu Utami begitu jeli melihat situasi konflik yang terjadi pada saat itu. Kemudian dia menciptakan penokohan dan menambah unsur dramatikanya, sehingga menciptakan cerita yang menarik dan membawa pesan-pesan baru. Anda pun dapat melihat ide cerita novel Ca Bau Kan, karangan Remi Sylado terinspirasi pada situasi sosial-etnis menjelang akhir masa Hindia-Belanda sampai revolusi kemerdekaan Indonesia. Remi Sylado begitu terinspirasi melihat ketimpangan status sosial politik yang begitu tajam pada masa itu, sehingga dia menemukan ide cerita tentang perjuangan cinta sepasang anak manusia yang berbeda etnis. Begitu juga, ide cerita novel remaja, Cinta Sang Idola karangan Hendra Surya ini terinspirasi momentum yang lagi populer, yaitu reality show Indonesian Idol yang disiarkan stasiun TV RCTI. Hendra Surya jeli melihat momentum Indonesian Idol, sehingga dia menemukan ide cerita tentang cinta juara Indonesian Idol. Tema Cinta Sang Idola ini menceritakan tentang kegigihan Ikhzan si anak melayu yang ingin sukses dan meraih kekuatan cintanya kembali setelah dihina dan dipisahkan secara paksa dari kekasihnya yang bernama Tiara.


Media Massa
Anda pun dapat menemukan ide cerita dari media massa, sepeti Koran, majalah, maupun buku. Media massa ini merupakan ladang cerita yang tak ada habisnya. Berita-berita hangat yang ditampilkan di media massa dapat dijadikan momentum pengembangan ide cerita yang menarik. Namun itu semua sangat tergantung bagaimana Anda mampu meramu dan memanfaatkan berbagai momentum berita yang ditampilkan itu menjadi sebuah kisah yang menarik.
Misalnya, berita politik dunia bisa menjadi basis cerita espionase atau konspirasi persaingan politik. Berita bisnis bisa Anda jadikan cerita drama. Kemudian dari berita nasional bisa Anda dapatkan ide cerita yang menarik, seperti kasus Marsinah, peristiwa Lumpur Lapindo, pertikaian Poso dan sebagainya. Begitu juga, berita kriminalitas, seperti Ryan si penjagal, penganiayaan atau pembunuhan anggota keluarga merupakan sumber cerita thriller, detektif, action dan drama.


Riset Kekuatan Cerita
Setelah ide Anda dapat dan cerita mulai terbentuk, langkah berikutnya adalah mengkaji tentang cerita dan karakter. Pengkajian ini perlu untuk memudahkan Anda mengembangkan cerita dan kekuatan (karakter) cerita yang akan Anda tulis. Jika Anda membuat cerita fiksi, maka isi cerita Anda tentu rekaan, tetapi ada unsur-unsur dari cerita yang non fiksi, misalnya yang terkait dengan pekerjaan dan karakternya. Cerita Anda akan mempunyai kekuatan cerita dan kredibilitas yang lebih tinggi bila pembaca dapat mengidentifikasikan dengan kenyataan sehari-harinya.
Sebagai contoh, novel Cinta Sang Idola menceritakan tentang kisah cinta sang juara Indonesian Idol. Pertama, sang penulis harus mengetahui seluk beluk hal-hal yang berkaitan dengan ajang Indonesian Idol yang diselenggarakan TV RCTI, apa saja yang menjadi persyaratan untuk bisa ikut Indonesian Idol tersebut, apa saja yang diuji, bagaimana cara testnya, tahapan yang perlu dilalui untuk mencapai final dan sebagainya. Untuk mengembangkan dramatisasinya, sang penulis memberikan motivasi dan kondisi pada tokoh utama dan benturan-benturan atau rintangan yang dibentuk agar terlihat kekuatan karakter ceritanya. Sang Penulis membuat tokoh dengan berbagai macam konflik, Anda dapat lihat tokoh utama pria tersebut digambarkan sebagai orang tak mampu, tak dipandang dan tak diperhitungkan karena kemiskinannya dan tak disukai oleh orangtua kekasihnya, namun dirinya mempunyai tekad yang kuat, bakat dan kemampuan dalam olah vokal. Sementara, tokoh wanitanya digambarkan sebagai wanita yang patuh karena adat, tetapi jiwanya bergejolak untuk menemukan kekuatan cintanya.

Contoh di atas, memperlihatkan tahap pertamabagaimana menemukan ide cerita dan tokoh utama cerita. Perlu Anda ingat, tokoh utama adalah jantung cerita dan roh cerita. Jika tokoh utama tidak disukai, maka cerita Anda menjadi tidak disukai pembaca. Jadi, pastikan tokoh utama Anda memiliki karakter dan sifat-sifat yang mengagumkan.
Setelah Anda memiliki ide cerita dan menentukan tokoh utama dalam cerita Anda,

maka tahap kedua Anda harus merumuskan apa yang diinginkan, didambakan, dicapai oleh tokoh utama cerita Anda? Dengan kata lain, menentukan apa masalah utama yang dihadapi dan menghalangi keinginan dan dambaan tokoh utama? Sebagai catatan baik-buruknya cerita Anda sangat tergantung pada tokoh utama, maka dapat dibuat pernyataan yang sama benarnya, bahwa menarik tidaknya tokoh utama bergantung pada masalah penting yang dihadapinya.  Oleh karena itu, Anda harus membuat apa yang diinginkan dan didambakan tokoh utama juga menjadi yang dibutuhkan dan didambakan pembaca. Misalnya, dalam novel Harry Potter sang tokoh utama yaitu Harry Potter menginginkan piala quiddith dan mengalahkan Lord Voldemort. Sementara, pembaca pun menginginkan Harry Potter mendapatkan piala quiddith dan mengalahkan Lord Voldemort, sehingga pembaca terpacu ingin tahu bagaimana cara Harry Potter mewujudkan keinginan dan dambaannya itu.
Agar cerita Anda memiliki kekuatan cerita yang kuat, maka Anda harus dapat menggambarkan keinginan dan dambaan tokoh utama dituangkan dalam bentuk kebutuhan internal dan eksternal. Harry Potter berusaha mewujudkan kebutuhan eksternalnya dengan berusaha mendapatkan piala quidditch dan mengalahkan Lord Voldemort. Sementara, kebutuhan internal atau batin Harry Potter yaitu mendapatkan harga diri dan popularitas.  Kemudian, secara lebih mendalam keinginan Harry Potter untuk sukses mendapatkan piala dan mengalahkan Voldemort adalah untuk mendapatkan keluarga, komunitas dan cinta.
Keinginan dan dambaan tokoh utama itu bisa berubah sepanjang cerita, namun perlu Anda ingat, keinginan dan dambaan tokoh utama merupakan faktor utama yang menarik perhatian pembaca, sehingga hal tersebut harus terlihat dan dinyatakan dengan jelas dari awal cerita. Perubahan keinginan dan dambaan tokoh utama dalam cerita, maka Anda harus membuat pembaca mengetahui, memahami apa keinginan dan dambaan baru tersebut.

Selanjutnya, tahap ketiga Anda menentukan siapa atau apa yang menghalangi tokoh utama mendapatkan apa yang diinginkannya? Di sini Anda harus menentukan siapa atau apa saja yang terlihat sebagai wujud antagonis (tokoh jahat) dan siapa/apa yang jelas-jelas merupakan antagonis. Sebab, bagus-tidaknya cerita Anda ditentukan oleh tokoh jahat dan munculnya berbagai rintangan berat di sepanjang perjalanan tokoh utama. Sebagai penulis Anda tidak boleh berbaik hati dan membuat hidup tokoh utama (protagonis) Anda serba gampang, melainkan Anda harus mengisi kehidupan tokoh utama dengan banyak penderitaan, konflik dan rintangan.

Berikutnya, tahap keempat Anda menentukan bagaimana pada akhirnya tokoh utama cerita Anda berhasil mencapai apa yang dicita-citakan dengan cara yang luar biasa, menarik dan unik. Peristiwa-peristiwa yang terjadi di dalam cerita harus selalu segar dan tak terduga. Anda harus dapat membuat kejutan. Anda harus dapat menggiring dan membuat pembaca berpikir dan menduga apa yang akan terjadi, tetapi terkecoh (tebakannya meleset).
Selanjutnya, tahap kelima Anda harus menentukan siapa yang menceritakan cerita Anda? Atau menentukan kedudukan atau keterlibatan Anda sebagai penulis dalam cerita sebagai siapa? Apakah Anda menjadi orang pertama atau tokoh utama cerita yang menuturkan cerita, atau sebagai pihak ketiga yang menuturkan cerita Anda, tanpa melibatkan diri dalam cerita? Nah, kalau Anda memposisikan diri sebagai orang pertama dalam cerita, maka Anda menggunakan gaya bahasa aku dan sudut pandang aku sebagai tokoh utama yang bertutur dalam menceritakan cerita yang Anda bangun. Sementara, jika Anda menempatkan posisi orang ketiga dalam bertutur, maka Anda bertutur seolah-olah melihat kejadian secara detail dalam cerita (dapat melongok isi kepala para tokoh cerita), tapi tidak terlibat dalam cerita.


Tahap keenam, Anda menentukan bagaimana tokoh utama dan tokoh-tokoh dalam cerita Anda mengalami perubahan sepanjang cerita. Agar cerita Anda memiliki kekuatan cerita yang menarik, maka Anda harus memiliki tokoh utama yang mengalami jalan hidup berliku-liku dan berubah-ubah, agar pembaca dapat larut dan menikmati perjuangan hidup yang berliku-liku ini bersama tokoh utama. Atau pembaca seolah-olah merasa dirinya yang terlibat konflik dalam cerita. Untuk itu, Anda harus jeli membuat tahapan-tahapan perubahan tokoh utama dan tokoh pendukung lainnya agar alur cerita yang dibuat menarik, seperti di mana menempatkan dan bagaimana klimaks yang terjadi dan mengatur anti klimaks cerita Anda. Cerita tanpa adanya perubahan atau bersifat datar, maka akan menjemukan pembaca, sehingga minat baca pembaca pun hilang. Namun, yang perlu Anda ingat perubahan yang terjadi harus dibuat tahapan-tahapan logis secara berangsur-angsur, sehingga menjelang berakhirnya cerita perubahan tadi tampak nyata dan bisa dibenarkan, agar menimbulkan kesan yang mendalam.


Tahap ketujuh, Anda harus mengungkapkan pesan tersirat yang akan Anda sampaikan dengan mengakhiri cerita seperti yang Anda buat. Cerita tentu diarahkan dan digerakkan oleh tema cerita. Oleh karena itu, pesan tersirat yang ingin Anda sampaikan itu dapat Anda perlihatkan melalui peristiwa, tokoh-tokoh, dialog, narasi cerita dan sebagainya. Untuk menyampaikan makna tersirat yang lebih mendalam (khusus) dapat Anda gunakan bahasa-bahasa symbol dalam peristiwa, dialog atau naratif cerita.
Pada akhirnya, tema cerita yang Anda sajikan sangat ditentukan oleh cara Anda mengakhiri cerita. Klimaks dan penutup akan menentukan pernyataan tematik cerita (pesan tersirat) dari cerita yang Anda buat. Oleh karena itu, perlu Anda perhatikan cara Anda mengakhiri cerita, apakah sudah sesuai dengan apa yang akan Anda sampaikan sesungguhnya.
Sebagai catatan: Dalam mengembangkan ide cerita, maka Anda harus dapat menemukan tema baru yang menarik, unik dan mempunyai keunggulan yang khas berbeda dari karya-karya yang sudah ada. Sebab, salah-satu persyaratan yang menentukan penerimaan penerbit adalah pemilihan tema. Hanya karya yang memiliki tema menarik atau tema baru saja yang diterima penerbit.

(Sumber: Hendra Surya, Strategi Jitu Mencapai Kesuksesan Belajar, Elex Media Komputindo, 2011.)

part 1

hujan baru saja turun ketika Taran hendak keluar dari rumah di belakangnya. langkahnya sempat terhenti beberapa detik, sebelum akhirnya Ia tetap memutuskan untuk berlari menerobos titik-titik deras hujan itu. Ia tidak tahan jika harus berlama-lama berada di sana. gila, Ia bisa gila. Taran berlari sambil memeluk tubuhnya, menahan getaran hebat dengan isak yang masih jelas di tenggorokannya. Taran tidak memedulikan teriakan-teriakan keras yang memanggil-manggil namanya di belakang sana. 

Taran berlari cukup jauh, hingga akhirnya merasa lelah dan berhenti untuk berlari. Taran mengangkat wajahnya, memandang sekelilingnya. tempat ini tidak asing. Ia sering datang kesini, dulu, bersama orang itu.
bersama orang yang baru-baru saja meninggalkannya. Taran merosot ke tanah. kakinya sudah tak mampu lagi menahan rasa sakit di dadanya. Ia ridak menangis, Taran belum mengeluarkan setetes pun air mata. Ia tidak tau caranya untuk menangis, bahkan Ia sebenarnya tidak mengenal air mata. Ayahnya tidak pernah mengajarinya untuk menangis. menjadi kuat dan membela yang lemah dan benar. hanya itu yang ia tau. 

dan sekarang, Taran merasa benci kepada ayahnya karena tidak mengajarinya cara mengeluarkan kesedihan. dia terlalu sering di ajari berbagai macam hal yang jauh dari sifat yang emosional. tentu saja Taran menjadi depresi sekarang ini. 

Taran yang kini masih terduduk di lumpur masih belum bereaksi apa-apa. Ia melirik ke arah pohon besar di sebelah kanannya, lalu merangkak dan bersender di situ. Ia merasa lelah. benar-benar lelah. matanya terasa sangat panas. tapi apa yang harus dia lakukan?
bukannya menangis, Ia malah mengasihani dirinya. gila mungkin, tapi ia tertawa. menertawai dirinya sendiri.
Taran memutuskan untuk memejamkan matanya. berusaha kabur dari dunia yang terasa sangat kejam padanya saat ini. menjadikan hujan sebagai selimutnya, dan pohon besar ini sebagai kakinya yang lain. 

di mimpinya, Taran dapat melihat hamparan hijau dengan sungai-sungai kecil yang mengalir dari tiap pohon. tenang sekali di sana, Taran kembali memejamkan matanya, mencoba menghirup udara yang terasa ringan sekali. Dan, ayahnya ada disana, tepat ketika Tara membuka mata. Pria itu terlihat segar, bahagia, dan tersenyum lebar sambil menatap Taran. 

seseorang baru saja hendak melepas anak panahnya pada seekor merpati putih, ketika merpati itu terbang menghampiri tubuh Taran yang terbaring lemas di akar besar pohon ek. mata coklat orang itu beralih ke tubuh gadis yang entah mati atau pingsan itu.

perlahan Ia menurunkan busur panahnya dan berjalan mendekati gadis itu. sedikit berjongkok, ia menyingkirkan rambut basah yang menutupi wajah Taran. dan saat itu, air mata mengalir di pipi putih gadis ini...

 

Hunger Games Soundtrack

Safe and Sound – Taylor Swift Lyrics & Listen

my heart's talking

I just ... miss you. really miss you. I miss your voice the way you laugh the way you told that you love me. when you're breathing slowly, showing how tired you are. I miss everything about us. when you're mad at me when I tried to make you jealous.

you lied when you dreamed of me that using a green scarf. but i loved that.
and the most thing I miss, is when we're on the phone, 

and no one wants to end the conversation.no one wants to start the word 'goodbye' or 'good evening' we are silent for a long time. breath sounds only vaguely heard. 



and I hate it when the dawn comes and you pretend to forget what happened last night


I hate the way you see me from the side that I can't explain. 



I, I just, I'm just confused by how you judge me after all. I'd stay away from you not because I quasi-cool. but because I want you to realize, that we have gone too far without a meaningful relationship. did not have anything to do in this, but I beg you, I'm a girl. I need some clarity on these feelings. 


if you really love me, fight for me! don't easily let go of me to others. keep me in yourself. protect me. make me feel safe. make me feel more precious to you. make me feel like a woman who could hold your emotions.

make me...love you

another 29...

yah, akhirnya bertemu lagi dengan tanggal 29 di bulan juni. dan lo belum ngasih kabar apapun ke gue. gue ngerti kok jan, ngerti banget malah kalo sekarang emang lo lagi susah. nilai ancur, motor ilang, hape jelas di sita sama nyokap. tapi rasa ego gue gak bisa hilang. tetep aja gue pengen lo nelfon gue, berharap ada sms masuk dari lo. emang sih, dulu, tiap kali lo sms, gue pasti lamaaa banget balesnya. gue seneng lo sms gue, nanyain gimana kabar gue, tapi gue gak tahu harus bales sms lo kaya gimana.

dan yang paling ngeselin lagi, gue jadi pengen nangis. efek samping PMS juga sih yang memperburuk keadaan-_- gue lagi sensi-sensinya banget sekarang. kemaren hampir nangis gara2 papi yang sibuk banget. dan sekarang gara2 lo, jan. ah sumpah deh, ngeselin banget! gue ngerti, kok! lo lagi bener2 gak bisa ngubungin gue sekarang ini. tapi, please, telfon gue sekali aja. gue pengen ngomong sesuatu yang bener2 penting sama lo jan. duh,jadi klise gini-_-

ya semoga lo bisa baca postingann gue yang sebelum2nya. dan memang, gue salah nerima lo sebagai pacar gue. lo lebih berharga buat di jadiin sahabat, bukan pacar..

Kamis, 07 Juni 2012

What Will You Do

'...if knowing my heart wasn't exist in yours?' 
'...if knowing that i still care too much 'bout you?'
'...if knowing that i'll be waiting for so long for you?'
'...if knowing that i could be tired too'
'...if..if knowing that..I still LOVE YOU?'

Jumat, 01 Juni 2012

Klimaks

ya Allah, hari ini ada apa sih? baru 2 hari hp torch mama feri di benerin, udah jatuh lagi, dan kali ini murnya ada yang copot. kesel,sedih,nyesek banget. pengen nangis. dan gue jadi sensi lagi. aaaa kenapa sih kenapa :"( nyesek banget ini, gak tau kenapa tapi gue nyesek. hapenya baru aja bener dan kena 575rebu. niatnya mau gue jaga baik-baik banget hape itu. gak mau gue jatuhin lagi. tapi tadi khania malah ngejatuhin dan nyalahin gue. ah elah kenapa sih, kenapa kenapa. kesel,pengen nangis,pengen ada mami. bodo amat sekarang kalo gue bertingkah kaya anak kecil. kalo bisapun gue lebih milih tetep kecil dan gak perlu ngerasain hal-hal yang bikin stres kaya gini. ini tuh bener-bener banget deh, aduh ya Alloh. sedih.pasrah.kesel. tapi gue harus ngapain? ah..

gue tuh lagi sering mikirin keuangan keluarga gue. sebenernya kalo di lihat kondisi perekonomian, keluarga gue baik-baik aja. dan alhamdulilah lebih dari cukup. tapi gue tetep aja mikir jumlah yang udah di keluarin mami sama papi buat kebutuhan gue,sekolah gue,biaya kos gue. jadi uang bulanan gue sebisa mungkin gak mau gue gunain. kalaupun kepepet, paling seperempatnya. gue pengen nabung,gue pengen kerja,gue pengen bisa cepet2 ngangkatin beban orang tua gue. gue gak mau nambahin beban mereka. 

dan belakangan ini gue sering stres gara2 mikirin hal kaya gini. mami udah pernah bilang, gak usah mikirin yang lain. belajar yang serius dulu aja. 

dan detik ini, gue nangis. gue bener-bener sedih. bener-bener...ah, gak bisa dijelasin. nyesek banget. ada apa ya Allah, belakangan gue sedih mulu. kenapa? gue pengen bahagiain orangtua gue,pengen ngejaga hp mama fery  biar gak rusak lagi. banyak banget yang gue inginin. 

give me more strength Allah :'( 

hello, it's me :)

in MRT -malaysia

after playin' UNO -China town Hotel, Malaysia

at Ciwalk, Bandung

at Jonas Ciwalk, Bandung (X.I SBI)

Kamis, 31 Mei 2012

SENSITIVE ME

lagi pengen ngeluarin semua unek-unek nih. seminggu ini, dari tanggal 25 mei sampai 1 juni (hari ini) yang namanya sensi tuh lagi ngeracunin gue banget. yah karena faktor dapet kali ya. tapi, ini tuh bener-bener abis sensinya! anak-anak malah kena damprat gue-..- anak-anak di kelas yang nyadar kalo gue lagi sensi-sensinya jadi was-was sama obrolan mereka ke gue, dan beberapa ada yangh milih menghindar dan ngomong sama gue kalo gue emang lagi mood buat ngomong. dan ada beberapa faktor yang bikin sensi gue meningkat seminggu ini, that's it :

1.sialnya seminggu itu ada satu orang masuk ke dalam list korban dampratan gue. indri. intinya, waktu itu gue lagi buas-buasnya dan gak pengen ngobrol sama siapapun. indri tiba-tiba lewat depan gue yang lagi duduk di bangku sambil ngotak-ngatik hp inka dan kebetulan saat itu jalan itu jadi gak bisa dia lwatin karena ada headset yang di pake inka di depan gue. dia mau lewat, tapi dia ngucapinnya salah, kata2nya salah banget bagi gue waktu itu. dan itu bikin sensi gue tersenggol dan kebangun dari hibernasinya. dia gak ngucapin permisi atau ngomong baik2, gue liat ekspresi dia waktu itu, gak lebih ancur dari mood gue. dan itu bikinperasaan gue tambah buruk. tapi di situ gue masih bisa nge-handlediri gue. jadi gue cuma ngasih tatapan yang gak tau gimana keliahatannya dimata dia, tapi bagi gue tatapan itu tanpa ekspresi apapun. sempet gue berpikir childish buat nglangin dia biar gak bisa lewat situ, tapi kan itu gila banget-.- jangan berfikir kekananakan kalo masalah sepele kaya gini yang malah gakbisa di bilang masalah. so,i just let her go.

2. vinka yang seenak jidat nyontek pas ulber ke gue, dan fotokopi tugas gue untuk di kumpulin sebagai tugas dia. gue pengen banget ngomong "enggak" tapi, rasa kasihan dan jijik sama dia jadi bikin gue minjemin aja buku-buku itu. kasihan sama dia karena pura-pura bohong kalo bukunya hilang semua. dan jijik karena nyontek ujian gue. tingkat bm bertambah 20%

3. gak banyak lagi sih setelah ini, hanya diri gue sendiri aja yang lagi egois dan sensi sendiri kalo di ajak bacotan. bad mood yang over dan hape yang rusak. tanggal 29 mei kemarin harusnya gue annv 2 tahun sama fauzan, tapi akhirnya gak bisa gue hubungi karena hape gue yang nge-down itu. bertambah lagi kan tingkat bm gue. (20%)

4. last, yang bikin bm gue bertambah jadi 100% : hp gue yang merupakan hp torch dari mama feri yang sempet nge-down udah di benerin dan hasilnya emang bagus bgt sejam 2 jam pertama. tapi kok trackpadnya jadi gak bisa? dan pas gue liat di option, gue kan nge-search trackpad sensivitynya ya, mungkin aja ada yang salah sama horizontal atau vertikal sensi-nya. tapi kok, di optionnya malah ada opsi trackball, wah udahlah ini mah. gue udah nge-reboot 3 kali kaya minum obat, dan useless banget. yang namanya kesel tuh udah di ubun-ubun. udah dari siang gue bad mood banget, bayar buat benerin hape ini udah kena Rp 575.000 dengan trackpad yang ngegembel jadi trackball, dan bikin uang bulan mei yang niatnya gak mau gue ambil dan hampir behasil jadi gagal. sumpah, yang namanya nangis tuh udah jadi list selanjutnya, mata gue udah menggenang, gue pengen marah, tapi di kosan cuma ada vita yang baru pulang abis jalan sama aldi. gue gak mungkin kan tiba2 marah-marah ke dia? yaudah gue ngadu aja ke vita kaya emak gue. gue  bilang gini 

"vit...aku pengen nangis, boleh gak?" mata gue udah berair hebat, tinggal sekali ngedip dan kosan gue bakal kena banjir bandang. vita kayanya rada syock pas gue ngomong gitu, soalnya gue hampir gak pernah nangis semenjak gue ngekos, dan semenjak masuk sma. terakhir gue nangis pas buyut dan mama feri tercinta gue di panggil Sang Kuasa. sekitar, setahun yang lalu. dan kemarin itu, bener-bener klimaks sensi-sensinya gue. and at last, vita give up and relized that she can't handle my emotional tears for now. so she just said : yaudah shan, gak apa-apa nangis aja. boleh kok boleh nangis. 


and at that time, my tears melted down. dan gak tau kenapa yang gue butuhin saat itu fauzan. gue pengen ada dia, gue pengen banget nelfon dia, ngamuk-ngamuk ke dia, nangis ke dia, ngeluarin semua yang gue gedekin dari seminggu ini ke dia, gue pengen numpahin semuanya ke dia. dan yang bikin nyesek lagi, itu impossible banget. fauzan di jakarta dan orang tuanya gak mungkin ngizinin dia ke bandung. bukan salah orang tuanya kok. gue gak nyalahin siapa-siapa. gue cuma kesel sama diri gue sendiri yang lagi egois kaya gini. 

nyesek. dan gue gak bis nangis sampe meraung-raung, cuma ngeluarin air mata aja sama ngomong-ngomong gak jelas berusaha ngeluarin kekeselan gue ke vita. vita jelas gak ngerti dan cuma ngangguk2 aja sambiol nyabarin gue. gue nangis gak lama kok, yah seitar 15 menit, terus gue mutusin buat makan nasi goreng yangabis gue beli sama vita sebelumnya, terus makan better 4 biji. tapi 2nya gue kasih ke vita sebagai 'thanks' dari gue. after that, perasaan gue udah much better dari sebelumnya, dan gue berusaha buat gak ngelirik hp gue dulu sampe besok. berharap semoga besok gue bisa nerima trackpad yang bertransformasi jadi trackball itu.


so, terima kasih buat vita yang udah nyediahin sebagian wadah buat gue tumpahin :)

 

Selasa, 17 April 2012

weakness

gue butuhnya cowok yang bisa handle gue. yang bisa nenangin gue dalam situasi apapun, yang bisa jadi tempat bersandar gue, yang kuat!yang mandiri! bukannya manja dan cengeng. yah, cowok manja yang gue maksud dalam tanda kutip ya, gak berlebihan. cowok yang punya pemikiran dengan tingkat Percaya Diri yang tinggi memang bagus, tapi please, jangan KEJAUHAN dan KETINGGIAN juga. usia masih 15 tahun, dan omong2an berat seperti pernikahan, dengan siapa lu mau nikahnya, sangat enggak pantes buat di omongin anak se-usia gue-.- bukannya mau sok tua atau gimana, tapi coba aja lo pikir. menggelikan enggak tuh? pacaran jangan terlalu di bawa seriuslah, apalagi di umur yang still tergolong ingusan begini. bagi gue yang masih 15 tahun ini, pacaran itu cuma status hubungan yang lebai, yang mengekang seseorang dari sesuatu yang di sukainya. lo pasti tau seperti apa, example, lo harus berhenti ngeceng seseorang teralu over, it makes your boy/girl friend jeolous. am i right?
Jujur aja, gue juga sedang berpacaran kok. tapi, dalam kamus gue, berpacaran itu enggak harus di penuh dengan hal-hal yang berbau romantis dengan kata-kata atau tindakan, seperti berciuman dan lainnya. bagi gue,pacaran itu salah satu bentuk komunikasi yang mendukung satu sama lain, menjaga satu sama lain. dan, pacaran itu enggak mengenal cinta, bagi gue, cinta itu cuma bisa di rasakan waktu lo udah bener-bener memiliki hubungan spesial dengn orang itu, pacaran itu enggak spesial loh. pacaran merupakan kata lain dari sahabatan. tapi dalam hal ini, mereka terlalu memakai perasaan sehingga emosi seringkali terlibat, padahal masalahnya sepele.
Fauzan, adalah pacar gue sekarang ini, gue sayang sama dia, tapi gak cinta. gue belom paham gimana cinta sebenarnya, walaupun si Fauzan ini udah ngejelasin sampai ribuan kali cinta itu.gue bilang ke dia, kalo gue sayang sama dia, gak lebih, cinta juga enggak. gue nganggep dia sahabat terbaik gue. sekuat apapun gue mencoba buat memakai perasaan gue, tetep gak berhasil, cuman sayang doang yang ada, perasaan kangen dan ingin bertemu pasti wajar, siapa yang enggak kangen sama sahabat lo sendiri? gue pengen banget jujur ke dia, gue udah pernah bilang, gue nganggep fauzan itu seperti abang, tapi enggak tau deh reaksi asli dia gimana, apaka dia ngerti maksud gue atau gimana. dalam hal ini mungkin gue tergambar seperti orang yang egois, jahat, cuma mau memikirkan gimananya gue. tapi enggak kok, gue mikirin setiap perasaan orang, gue juga jaga tiap tutur kata gue, sampai-sampai gue takut buat berbicara sama orang itu. seriusan. tapi, terkadang sesuatu yang frontal harus di pakai juga, biar orang itu nyadar dan mikir sendiri. yaah, intinya gue masih butuh keberanian lebih buat ngatain sebenarnya ke fauzan. gue sayang lo sebagai sahabat gue. dan rasa sayang gue ke elo dan orang-orang lain, termasuk keluarga gue, semuanya memiliki intensitas yang sama. semuanya sama bagi gue. gue gak punya sahabat loh, ue cuma punya temen dekat dan itu banyak. tapi sahabat? gue belom pernah punya, *fyi. thanks for reading this :)

life is..