...genap sudah hitungan ku, kau tidak juga mengatakannya
pada akhirnya aku mendengarnya dari insan yang lain..
aku bingung mengapa ia bisa tahu hal itu ?
lebih lama dari perhitunganku...
sedand aku aku baru saja mendengarnya...tubuh ku terpaku, namun jiwaku melayang entah kemana
sekarang aku merasakannya, kurasakan apa yang di hadapinya..
sekarang aku tahu ada apa di balik senyumnya itu.. di dalam senyum nya
terdapat jeritan pilu..dia tersenyum akan tetapi hatinya menjerit..
itu yang di tunjukannya padaku....air mata turun meleleh dari pipiku..
wajah ku memerah menahan sesak yang menikam.. semuanya berkecamuk dalam pikiran ku...
Sabtu, 27 November 2010
rahasia kertas
Dia itu seperti kertas kosong, yang selalu siap di tulisi apapun..
pedihkah itu, cintakah itu..semua di terimanya seperti sebuah takdir
umpama kertas kosong sebuah diary, menulisi apapun dan selalu menyimpan rahasia besar
dan tak seorang pun tau akan itu..
aku sendiri pun sampai tak tahu apa yg de sembunyikannya...emosi ku meluap..
pantas kah itu di sebut jahat? sampai tangan terdekat pun tak tahu akan hal itu..
kau tahu ? memendam rahasia sendirian itu sangatlah berat..mengapa tak kau bagi kissah mu padaku?
ucapkanlah..apapun itu pasti'kan ku dengarkan..
walau pada akhirnya hanya dapat mengiris hatiku..aku akan tetap mendampingi dengan hati yang utuh....
pedihkah itu, cintakah itu..semua di terimanya seperti sebuah takdir
umpama kertas kosong sebuah diary, menulisi apapun dan selalu menyimpan rahasia besar
dan tak seorang pun tau akan itu..
aku sendiri pun sampai tak tahu apa yg de sembunyikannya...emosi ku meluap..
pantas kah itu di sebut jahat? sampai tangan terdekat pun tak tahu akan hal itu..
kau tahu ? memendam rahasia sendirian itu sangatlah berat..mengapa tak kau bagi kissah mu padaku?
ucapkanlah..apapun itu pasti'kan ku dengarkan..
walau pada akhirnya hanya dapat mengiris hatiku..aku akan tetap mendampingi dengan hati yang utuh....
Langganan:
Komentar (Atom)